Situs ini menggunakan cookies. Dengan mengaksesnya berarti Anda menyetujui penggunaannya, sesuai dengan pengaturan browser saat ini.
Saya menerima

Loading...


Cari Menu
A A A Tinggi kontras: A A

Portal Promosi Ekspor



Polandia kini peringkat kedua dalam produksi jus apel

Mengirim Mencetak Unduh Dia menambahkan: Piotr Sajdak | 2015-12-19 22:33:17
indonezja

Polandia telah lama menjadi pemimpin dalam produksi jus apel, namun telah tertahan pada peringkat ketiga, setelah Cina dan Amerika Serikat. Namun pada tahun 2012, Polandia melampaui AS dalam produksi jus apel, menjadi produsen terbesar kedua di dunia untuk minuman tersebut. Cina tetap memegang posisi pertama.

Polandia telah lama menjadi pemimpin dalam produksi jus apel, namun telah tertahan pada peringkat ketiga, setelah Cina dan Amerika Serikat. Namun pada tahun 2012, Polandia melampaui AS dalam produksi jus apel, menjadi produsen terbesar kedua di dunia untuk minuman tersebut. Cina tetap memegang posisi pertama.

Pada akhir tahun 2012 Polandia akan telah memproduksi 300,000 metrik ton apel jus terkonsentrasi, dimana 250,000 ton akan diekspor, menghasilkan pendapat sekitar EUR 350 juta, kata Julian Pawlak, presiden Asosiasi Produsen Jus Polandia (KUPS) kepada harian Puls Biznesu. Kebanyakan ekspor jus apel Polandia (sekitar 95 persen) adalah ke Jerman.

Meskipun mencapai peringkat pertama hampir mustahil, karena Cina memproduksi lebih dari 1 juta ton jus apel terkonsentrasi, menetap di posisi kedua cukup mudah. Banyak negara yang sedang menjauh dari menumbuhkan apel dan malah berkonsentrasi pada jeruk, lapor harian tersebut.

Secara keseluruhan, Polandia memanen sekitar 3 juta ton apel per tahun. Separuh darinya dijual sebagai buah, sedangkan separuh lainnya diproses menjadi bahan makanan.

 

BUAH DI SEKOLAH

Tahun ajaran 2011/2012 adalah tahun ketiga implementasi program "Buah di Sekolah". Berdasarkan kerangkan program tersebut, siswa-siswi kelas I-III sekolah dasar di Polandia dibekali dengan: buah segar (apel, pear, stroberi) dan sayuran buah (wortel, paprika, lobak), dan jus buah, jus sayuran, atau jus buah dan sayuran.

Setiap anak yang berpartisipasi dalam program tersebut menerima satu produk buah dan satu produk sayuran yang dipersiapkan untuk konsumsi langsung setiap kalinya.

Berdasarkan program "Buah di Sekolah", anak-anak tidak hanya mendapatkan buah dan sayuran terpilih, namun mereka juga berpartisipasi dalam reka pendidikan, terkait dengan pola makan sehat, mempromosikan konsumsi buah dan sayuran.

Dalam tahun ajaran 2011/2012, program tersebut melibatkan lebih dari 891 ribu anak dari 9.733 sekolah dasar di Polandia.

Di antara negara-negara UE, Polandia memiliki anggaran terbesar keempat untuk program tersebut. Dalam tahun ajaran 2011/2012, jumlah tersebut mencapai EUR 12,3 juta dan dibiayai sebesar 75% dari dana UE dan 25% dari anggaran nasional.